Cedera Malen di Roma 'Tidak Terlalu Buruk' saat Wesley Juga Mundur
Penyerang Roma, Donyell Malen, telah mundur dari skuad Belanda karena masalah lutut kanan yang digambarkan sebagai 'tidak terlalu buruk', sementara Wesley juga mundur dari tugas Brasil karena masalah otot.

Malen Mundur dari Skuad Belanda
Penyerang Roma, Donyell Malen, terpaksa mundur dari skuad Belanda menjelang pertandingan Nations League mendatang, tetapi pelatih tim nasional Xavi bergerak untuk menenangkan kekhawatiran tentang tingkat keparahan masalah tersebut. Oranje, yang berada di grup yang sama dengan Jerman, Serbia, dan Yunani, mengonfirmasi pada Minggu malam bahwa Malen dan penyerang Bournemouth Justin Kluivert telah menarik diri dari pemusatan latihan, dengan Guus Til dan Mexx Meerdink dipanggil sebagai pengganti.
Berita tersebut segera menimbulkan kekhawatiran di kalangan pendukung Giallorossi, yang sangat bergantung pada penyerang tengah sejauh musim ini. Malen telah menikmati awal musim yang luar biasa, mencetak enam gol dalam lima penampilan Serie A, dan ketidakhadirannya akan menjadi pukulan signifikan bagi rencana serangan Roma.
Berbicara dalam konferensi persnya, Xavi mengonfirmasi bahwa cedera itu terjadi selama pertandingan Roma melawan Inter pada hari Sabtu. „Malen keluar lapangan karena cedera saat pertandingan antara Roma dan Inter pada hari Sabtu,“ jelasnya. „Sayang sekali, karena Donyell dalam kondisi yang luar biasa, tetapi itu terjadi di saat-saat terakhir, sama seperti Kluivert. Itulah sepak bola, Anda harus beradaptasi.“
Ketika ditanya lebih lanjut tentang sifat masalah tersebut, manajer Belanda tampak sangat santai. „Saya pikir Donyell baik-baik saja, tidak terlalu buruk. Saya tidak tahu berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk pulih.“
Menurut Corriere dello Sport, masalah tersebut secara spesifik berada di lutut kanan Malen, tetapi diyakini tidak lebih dari kelelahan daripada masalah struktural yang serius. Ini akan menjadi kelegaan bagi Roma, yang akan sangat ingin memiliki pencetak gol terbanyak mereka tersedia sesegera mungkin.
Wesley Menambah Kekhawatiran Cedera Roma
Malen bukan satu-satunya pemain Roma yang menarik diri dari tugas internasional. Wesley juga harus menarik diri dari tim Brasil karena masalah otot, menambah daftar kekhawatiran kebugaran klub yang terus bertambah selama jeda internasional.
Meskipun materi sumber tidak merinci tingkat keparahan pasti dari masalah otot Wesley, penarikannya dari skuad Brasil menunjukkan bahwa klub akan memantau kondisinya dengan cermat dalam beberapa hari mendatang. Dengan masalah lutut Malen yang digambarkan terkait kelelahan dan Wesley yang berurusan dengan keluhan otot, staf medis Roma menghadapi periode yang sibuk untuk menilai kedua pemain menjelang dimulainya kembali kalender domestik.
Waktunya sama sekali tidak ideal bagi Giallorossi, yang sangat bergantung pada gol Malen di minggu-minggu awal musim. Absennya penyerang yang berkepanjangan akan memaksa perombakan di lini serang dan memberikan tanggung jawab lebih besar pada anggota skuad lainnya.
Jeda Internasional Membawa Pertanyaan Ketersediaan Skuad
Penarikan diri terjadi selama jeda tiga minggu yang tidak biasa untuk tugas internasional, konsekuensi dari kalender UEFA baru yang diperkenalkan musim ini setelah manajer internasional mengeluh bahwa mereka tidak punya cukup waktu untuk bekerja dengan pemain mereka sebelum pertandingan besar. Jadwal yang direvisi menggabungkan dua set pertandingan Nations League, memungkinkan tim nasional bermain empat pertandingan, tetapi itu berarti liga domestik libur hingga 9 Oktober.
Jeda yang diperpanjang ini mau tidak mau memengaruhi tim klub, yang ditinggalkan dengan beberapa pemain tetapi seringkali tidak cukup untuk melakukan pekerjaan taktis yang efektif dalam latihan. Beberapa klub telah menanggapi dengan memberikan waktu istirahat kepada pemain yang tersisa. Cristian Chivu dari Inter dan Roberto De Zerbi dari tim Premier League Tottenham Hotspur memberikan libur seminggu penuh kepada pemain mereka, sementara Gennaro Gattuso memberikan lima hari kepada Lazio. Sebagian besar tim bervariasi antara kedua pendekatan ini.
Mantan pelatih kebugaran Italia dan Milan, Vincenzo Pincolini, yang sekarang bekerja dengan Latvia asuhan Paolo Nicolato, ditanya oleh La Gazzetta dello Sport tentang risiko liburan yang begitu lama. Dia mencatat bahwa pemain yang tidak bertugas internasional memiliki keuntungan penting, karena mereka akan punya waktu untuk melakukan apa yang tidak lagi mungkin bahkan di musim panas, mengingat lamanya retret pra-musim saat ini. Namun, dia juga memperingatkan bahwa liburan panjang membawa manfaat dan bahaya, sebuah peringatan yang tampaknya sangat relevan bagi klub seperti Roma yang sekarang mengelola cedera dan masalah otot yang didapat tepat sebelum jeda.
Bagi Roma, fokus langsung adalah pada penilaian dan pemulihan. Lutut Malen tidak dianggap sebagai perhatian utama, dan masalah otot Wesley akan dievaluasi dalam beberapa hari mendatang. Dengan aksi Serie A tidak kembali hingga 9 Oktober, klub memiliki waktu untuk mengelola kedua pemain dengan hati-hati — tetapi situasi ini menggarisbawahi seberapa cepat ketersediaan skuad dapat bergeser selama periode internasional.
Para penggemar berharap sifat masalah Malen yang terkait dengan kelelahan berarti pemulihan singkat, memungkinkan penyerang untuk melanjutkan performa yang menjadikannya salah satu pemain yang menonjol di awal musim. Untuk saat ini, pesan dari kamp Belanda adalah optimisme yang hati-hati, bahkan ketika tim medis Roma terus mengawasi dua absen penting.
Artikel Terkait

Keraguan Cedera Italia Bayangi Laga Pembuka Nations League vs Belgia

Kiper Juventus Grabara Operasi ACL Usai, Absen Tujuh Bulan

Branthwaite Mengaku Studi Otak Bantu Comeback Cedera dan Kembali ke Timnas Inggris
