Piala Dunia

Kimmich Merenungkan Absennya Italia di Piala Dunia Menjelang 2026

Joshua Kimmich mengungkapkan kekecewaannya atas absennya Italia di Piala Dunia 2026 sambil merenungkan kesuksesan mereka di Kejuaraan Eropa.

Betora Sports Desk··2 min read
A vibrant soccer scene in a packed stadium, featuring players in Germany's 1990-inspired white kit with black and red accents, celebrating a goal. The atmosphere is electric, with fans waving flags an

Kekecewaan Kimmich atas Absennya Italia di Piala Dunia

Seiring hitung mundur menuju Piala Dunia FIFA 2026 terus berjalan, gelandang Bayern Munich Joshua Kimmich secara terbuka mengungkapkan kekecewaannya mengenai absennya Italia dari turnamen tersebut. Dalam sebuah wawancara dengan Sky Sport Italia, Kimmich menyatakan, “Saya tidak senang dengan bagaimana hasilnya,” merujuk pada penampilan terbaru Italia dalam kualifikasi Piala Dunia.

Kimmich menyoroti paradoks situasi sepak bola Italia saat ini, mencatat bahwa meskipun Italia telah melewatkan Piala Dunia untuk ketiga kalinya berturut-turut, mereka masih memegang gelar juara Eropa, setelah memenangkan turnamen Euro 2020. Dia menekankan, “Anda tidak bisa melupakannya, kami belum memenangkannya,” merujuk pada perjuangan Jerman sendiri, yang hanya berhasil meraih satu Piala Konfederasi dalam dekade terakhir.

Penampilan terakhir Italia di Piala Dunia adalah pada tahun 2014, dan mereka belum mencapai babak gugur sejak kampanye kemenangan mereka pada tahun 2006, di mana mereka mengalahkan Prancis di final. Absennya mereka yang berkelanjutan dari panggung Piala Dunia telah memicu diskusi tentang kondisi sepak bola Italia saat ini, dengan Kimmich mengakui sejarah dan bakat bangsa tersebut yang kaya.

Jersey Jerman Terinspirasi dari Kemenangan Bersejarah

Saat Jerman bersiap untuk Piala Dunia mendatang, ada kegembiraan seputar bocoran desain jersey kandang mereka, yang kabarnya memberikan penghormatan kepada jersey ikonik yang dikenakan selama kemenangan Piala Dunia 1990 mereka. Jersey ini menampilkan dasar putih dominan dengan garis-garis adidas hitam tradisional dan motif yang terinspirasi bendera yang mencolok dari garis-garis hitam, merah, dan kuning yang membentuk pola berbentuk V di dada.

Desain retro ini diharapkan akan beresonansi dengan para penggemar, berfungsi sebagai pengingat warisan sepak bola Jerman saat mereka mengincar gelar Piala Dunia kelima mereka. Daya tarik nostalgia dari jersey ini sejalan dengan ambisi Jerman untuk merebut kembali status mereka di panggung global setelah serangkaian penampilan yang beragam di turnamen-turnamen terakhir.

Jalan ke Depan untuk Tim Eropa

Dengan semakin dekatnya Piala Dunia, tim-tim seperti Jerman dan Spanyol bersiap untuk memberikan dampak yang signifikan. Spanyol, juara Eropa bertahan, juga telah meluncurkan jersey baru yang memadukan tradisi dengan estetika modern, semakin memperkuat status mereka sebagai salah satu favorit untuk turnamen tersebut. Desain mereka menampilkan badan merah tua dengan lengan biru tua, menggabungkan elemen-elemen yang mencerminkan bendera Spanyol.

Saat tim-tim menyelesaikan persiapan mereka, absennya Italia menjadi pengingat yang menyentuh akan sifat sepak bola yang tidak dapat diprediksi. Sentimen Kimmich mencerminkan rasa nostalgia dan rasa hormat yang lebih luas terhadap tim yang secara historis menjadi kekuatan besar dalam sepak bola internasional. Piala Dunia mendatang tidak hanya akan menampilkan talenta-talenta baru tetapi juga membangkitkan kenangan akan kejayaan masa lalu dan persaingan sengit.

#World Cup 2026#Italy#Joshua Kimmich#Germany#Spain

Artikel Terkait