Tips Taruhan

Siapa Juara J2 League?

2,000 simulasi musim · 380 laga tersisa

Kami menyimulasikan sisa musim 2026/27 J2 League ribuan kali dengan probabilitas laga dari AI kami. Inilah peluang setiap tim menjadi juara, finis empat besar, atau terjebak di tiga terbawah — diperbarui setiap pekan.

Prediksi utama

Favorit juara

Omiya Ardija menjuarai J2 League dalam 37.5% dari 2,000 simulasi musim.

Penantang terdekat

Vegalta Sendai — peluang juara 14.6%.

Prediksi degradasi

Imabari terdegradasi dalam 86.8% simulasi.

#TimMPoinJuara4 BesarDegradasiProy. poin
1Omiya Ardija612
37.5%
79%
<0.1%
70
2Vegalta Sendai611
14.6%
56.2%
<0.1%
66
3Albirex Niigata612
13%
50.7%
<0.1%
65
4Kataller Toyama610
7.7%
38.9%
0.1%
63
5Tochigi City610
7.2%
40.3%
<0.1%
63
6Shonan Bellmare611
7.1%
39.9%
<0.1%
63
7Yokohama FC610
4.6%
28.8%
<0.1%
62
8Fujieda MYFC610
4.2%
26.3%
0.1%
61
9Jubilo Iwata610
2.7%
19.6%
0.2%
60
10Montedio Yamagata69
1.4%
13.8%
0.2%
58
11Blaublitz Akita68
0.2%
3.2%
1.5%
52
12Sagan Tosu68
0.1%
2.5%
1.9%
51
13Tegevajaro Miyazaki78
<0.1%
0.3%
9.9%
46
14Ventforet Kofu67
<0.1%
0.2%
14.2%
44
15Tokushima Vortis67
<0.1%
0.2%
14.2%
44
16Oita Trinita66
<0.1%
0.2%
14.5%
44
17Iwaki66
<0.1%
0.1%
32%
41
18Vanraure Hachinohe77
<0.1%
<0.1%
42.9%
39
19Consadole Sapporo64
<0.1%
<0.1%
81.8%
32
20Imabari64
<0.1%
<0.1%
86.8%
31

Pertandingan J2 League berikutnya — dengan prediksi AI

Metodologi

Setiap pertandingan tersisa di J2 League disimulasikan 2,000 kali dengan model kekuatan AI Betora, yang dibangun dari klasemen langsung, performa, dan rating Elo. Probabilitas dihitung ulang otomatis setelah setiap pekan.

Jurnalis dan bloger: silakan mengutip atau mempublikasikan ulang angka-angka ini secara bebas, dengan tautan ke halaman ini sebagai sumber.

Tanya jawab perburuan gelar

Siapa yang akan juara J2 League musim 2026/27?

Omiya Ardija menjuarai J2 League di 37.5% simulasi musim AI kami — favorit saat ini. Tabel probabilitas di atas menunjukkan peluang setiap tim, diperbarui setiap pekan.

Bagaimana probabilitas gelar dihitung?

Kami menyimulasikan setiap laga tersisa ribuan kali dengan rating kekuatan dari klasemen terkini dan performa, lalu menghitung seberapa sering tiap tim finis pertama, empat besar, atau tiga terbawah.

Seberapa sering probabilitasnya diperbarui?

Setiap pekan — hasil mengubah klasemen, klasemen mengubah rating, dan simulasi otomatis dijalankan ulang.