West Ham memasuki pertandingan Championship ini sebagai favorit jelas, didukung oleh performa kuat baru-baru ini dan rekor head-to-head yang dominan melawan QPR. The Hammers berada di posisi kedua klasemen dengan 15 poin dan selisih gol +11, sementara QPR di posisi keenam dengan 13 poin dan selisih gol +3.
Analisis Performa: Performa terakhir West Ham adalah DWWWW, dengan rata-rata 3,2 gol dicetak per pertandingan dan 1,4 kebobolan. Mereka berhasil mencatat clean sheet dalam dua dari lima pertandingan terakhir mereka. Sebaliknya, QPR, telah seri dalam tiga pertandingan terakhir mereka (DDDLW) dan kesulitan mencetak gol, dengan rata-rata hanya 1,0 per pertandingan dan gagal mencetak gol dalam dua dari lima penampilan terakhir mereka.
Faktor Kunci: Rekor head-to-head sangat menguntungkan West Ham, dengan tiga kemenangan dan dua hasil imbang dalam lima pertemuan terakhir. West Ham juga memiliki rekor kandang yang kuat (3M-0S-1K) dan keunggulan serangan yang signifikan menurut perbandingan statistik. Namun, kedua tim menghadapi banyak cedera dan skorsing: West Ham memiliki delapan pemain absen, termasuk gelandang kunci M. Kanté (diskors) dan kiper A. Areola (cedera), sementara QPR memiliki dua belas pemain absen, termasuk D. Cirkin (diskors) dan beberapa pemain cedera. Absennya pemain ini dapat mengganggu ritme, tetapi kedalaman skuad West Ham dan keuntungan bermain di kandang seharusnya dapat mengimbanginya.
Kesimpulan: Data menunjukkan kemenangan West Ham. Performa mereka yang superior, kehebatan menyerang, dan dominasi head-to-head menjadikan mereka favorit kuat, terlepas dari kekhawatiran cedera. Ketahanan pertahanan QPR dan kecenderungan mereka untuk seri dapat membuat pertandingan ini lebih ketat dari yang diperkirakan, tetapi Hammers seharusnya memiliki cukup kekuatan untuk mengamankan ketiga poin.




