Sheffield United memasuki bentrokan Championship ini di Ewood Park sebagai favorit tipis, status yang tercermin baik di pasar maupun model statistik. Meskipun odds menunjukkan kontes yang ketat, rekor head-to-head tim tamu yang superior dan perbandingan tim secara keseluruhan memberi mereka sedikit keuntungan.
Analisis Performa: Kedua tim memiliki tingkat kemenangan (20%) dan selisih gol yang identik dalam lima pertandingan terakhir mereka, dengan Blackburn mencatat LDLWD dan Sheffield United LWDDD. Namun, Sheffield United telah menunjukkan ketahanan yang lebih besar, seri tiga dari lima pertandingan terakhir mereka, sementara Blackburn kalah tiga kali. Sheffield United juga rata-rata mencetak gol per pertandingan lebih tinggi (1,6 vs 1,0), menunjukkan serangan yang sedikit lebih kuat meskipun kebobolan dengan kecepatan yang sama.
Faktor Kunci: Faktor paling menentukan adalah rekor head-to-head, di mana Sheffield United telah memenangkan enam dari sepuluh pertemuan terakhir, memberi mereka keunggulan psikologis yang jelas. Selain itu, perbandingan API-Football menilai Sheffield United lebih tinggi secara keseluruhan (57% vs 43%) dan dalam performa (55% vs 45%). Blackburn juga kehilangan sejumlah pemain penting, termasuk bek kunci Tom Atcheson karena skorsing, yang melemahkan lini belakang mereka. Sheffield United, meskipun memiliki daftar cedera sendiri, memiliki starting XI yang lebih mapan.
Kesimpulan: Data menunjukkan pertandingan yang ketat dan minim gol, tetapi dominasi historis Sheffield United dan keunggulan statistik tipis menjadikan mereka pemenang yang paling mungkin. Keunggulan kandang Blackburn dan kondisi fisik yang diharapkan dapat menyamakan kedudukan, tetapi ketahanan tim tamu dalam hasil imbang baru-baru ini menunjukkan bahwa mereka akan menghindari kekalahan.




